Beberapa minggu lalu saya diminta memberikan konsultasi untuk melariskan sebuah tempat usaha milik klien saya. Haha padahal saya bukan dukun penglaris
Lokasi tempat usaha sang klien memang berada di posisi yang tidak menguntungkan yaitu di sisi jalan lempeng alias lurus blas dengan space antara usaha satu dan lainnya ±50 meter. Ini membuat pengendara motor dan mobil nyaman membetot gasnya sekuat tenaga. Jadi istilahnya, “stopping point”-nya enggak ada untuk bikin mereka yang melintas menyempatkan diri menengok kanan-kiri — termasuk papan nama dan bangunan klien saya ini.
Nah beliau membutuhkan konsultasi gimana caranya supaya mendatangkan pengunjung tanpa banyak keluar duit. Seringkali usaha kecil mengalami kendala di anggaran promosi yang mana idealnya adalah 30% dari total pendapatan. Jadi butuh sesuatu yang jitu dan efektif.
Akhirnya saya sarankan beliau untuk membuat beberapa material promosi seperti banner untuk dipasangkan radius 15 meter dari tempat usaha dan dalam jangka waktu seminggu saja sudah terjadi peningkatan pengunjung. Wow!
Oke, yuk kita coba bedah elemen-elemen desain yang diperlukan untuk kasus ini beserta alasannya.

